FC Barcelona Harus Kerja Keras Jika Ingin Juara La Liga Musim Ini

FC Barcelona Harus Kerja Keras Jika Ingin Juara La Liga Musim Ini. Pelatih Barcelona Ernesto Valverde tidak puas dengan kinerja Phillipe Coutinho ketika Blaugrana kalah 1-2 dari Levante di leg pertama babak 16 besar Copa del Rey di Estadio Ciutat de Valencia, Jumat (11/1/2019) dini hari WIB jam.



Untuk itu, sang arsitek meminta pemain plam Brasil untuk memperbaiki penampilannya sehingga ia bisa bermain lebih baik di masa depan. Coutinho mencetak satu-satunya gol Barcelona di menit ke-85. Dia berhasil menyelesaikan tugasnya sebagai eksekutor penalti, setelah bek Levante Coke menjatuhkan Denis Suarez di kotak terlarang. Selebihnya, Valverde kecewa dengan performa Coutinho.

Pertandingan itu juga merupakan debut pemain Barcelona baru Jeison Murillo. Meski kalah, Valverde merasa penampilan Murillo cukup memuaskan.

Dalam pertandingan itu, Barcelona langsung tertinggal di menit keempat, ketika Erick Cabaco menyundul bola setelah menerima umpan silang dari Ruben Rochina. Mereka mampu menggandakan keunggulan di menit ke-18 melalui Borja Mayoral.

Hasil ini membuat Blaugrana harus bekerja keras saat memainkan leg kedua di kandang, Jumat (18/1/2018) dini hari WIB. Dalam pertandingan itu, untuk bisa membalikkan keadaan, Barcelona harus menang setidaknya 2-0.

Philippe Coutinho sudah lama tidak membuktikan kemampuannya di Barcelona. Dia kesulitan memberikan performa terbaiknya dan gagal mencetak gol di beberapa pertandingan. Coutinho mulai dikritik dan diragukan.

Namun, Ernesto Valverde sebagai pelatih Barca menegaskan bahwa timnya akan selalu mendukung Coutinho. Dia tidak pernah meragukan kemampuan Coutinho yang merupakan salah satu pemain Barca terbaik saat ini.

Beberapa waktu lalu, transfer Coutinho memang cukup unik. Dia sengaja tidak bermain di Liverpool selama beberapa bulan karena dia membuat kesepakatan dengan Barcelona. Sekarang, dia harus membutuhkan kemampuannya.

Valverde sendiri berjanji timnya akan membantu Coutinho sebanyak mungkin. Menurut Valverde, kinerja naik turun telah dialami oleh para pemain. Justru sebagai staf pelatihlah ia bertugas menjaga stabilitas kinerja itu dan membantu pemain di saat-saat sulit.

Selanjutnya, Valverde juga mengomentari pertandingan melawan Tottenham Hotspur, Rabu (12/12) dini hari. Dia tidak mengesampingkan kemungkinan memutar pemain karena dia baru saja melewati pertandingan yang sulit.

Sementara itu legenda sepak bola Belanda Ruud Gullit mengakui bahwa dia terkejut dengan penampilan impresif yang ditunjukkan oleh FC Barcelona di babak kedua pertandingan El Clasico melawan Real Madrid, Sabtu (23/12/2017). Terkagum-kagum dengan permainan Lionel Messi dan teman-temannya, Gullit mengatakan ketika dia menjadi komentator di beIN Sports untuk pertandingan tersebut.

Barcelona menang 3-0 atas Real Madrid di kandang sendiri, Stadion Santiago Bernabeu, melalui gol-gol dari Luis Suarez, Lionel Messi dan Aleix Vidal.

Pada kesempatan itu, Gullit juga menyoroti kinerja gelandang Real Madrid Mateo Kovacic. Di babak pertama, Kovacic sebenarnya adalah salah satu pemain yang tampil apik. Berdasarkan catatan Opta, ia menjadi satu-satunya pemain di lapangan yang memiliki akurasi umpan 100 persen (dari 24 umpan yang dilepaskan, semuanya tepat sasaran). Namun, pemain Kroasia gagal mencegah gelandang Barcelona Ivan Rakitic dari bergerak maju, yang berkontribusi pada penciptaan gol Suarez.

Barcelona kini semakin kuat di puncak klasemen sementara La Liga Spanyol dengan 45 poin, atau unggul 9 poin dari Atletico Madrid yang berada di urutan kedua. Sementara itu, Real Madrid masih di tempat ke-4 dengan koleksi 31 poin.