Performa Terbaik Inter Milan di Musim Ini Sangat Meyakinkan

Performa Terbaik Inter Milan di Musim Ini Sangat Meyakinkan. Mantan pelatih tim nasional Italia Marcello Lippi menyebut Inter Milan saat ini mengalami penurunan performa karena mereka tidak memiliki pemain hebat. Inter telah menunjukkan performa yang bagus musim ini. Semua itu tidak terlepas dari tangan dingin pelatih baru, Luciano Spalletti.



Nerrazurri juga tampil perkasa dan tak terkalahkan dalam empat bulan pertama musim ini. Namun semua berbalik setelah mereka dikalahkan oleh Udinese 3-1 pada pertengahan Desember. Setelah itu, Inter tidak pernah merasakan kemenangan dalam tujuh pertandingan di semua kompetisi. Detailnya, lima imbang dan dua kekalahan.

Hasilnya membuat posisi Inter di empat zona teratas terancam. Nerrazurri saat ini di posisi keempat dengan 45 poin, hanya berselisih satu poin dengan AS Roma di posisi kelima.

Jadwal Serie A Italia 2018/2019 Minggu 20 akan menghadirkan pertandingan antara Inter Milan vs Sassuolo, Minggu (20/1/2019) di Stadio Giuseppe Meazza. Berdasarkan catatan head to head (pertandingan) kedua tim, tim tamu lebih diunggulkan untuk menang.

Sepanjang sejarah, kedua klub baru telah bertemu 11 kali. Sassuolo berhasil memenangkan 7 duel dan Inter Milan hanya memenangkan 4 kemenangan dari total pertemuan. Dalam lima pertemuan terakhir, Neroverdi berhasil memenangkan 4 kemenangan dan sekali kalah dari Inter Milan, termasuk pertemuan terakhir yang berakhir dengan skor 1-0 untuk Sassuolo.

Dalam performa, Inter Milan bisa bangga dengan diri mereka sendiri. Di bawah arahan Luciano Spalleti, La Beneamata tidak terkalahkan dalam enam pertandingan terakhir di semua kompetisi (4 menang 2 imbang). Empat penampilan terakhir di ajang Serie A, kiper Samir Handanovic hanya kebobolan satu gol.

Prestasi ini kontras dengan apa yang dialami oleh arahan Sassuolo De Zerbi. Lima penampilan terakhir mereka di semua kompetisi hanya memberikan satu kemenangan (3 kekalahan, 1 seri, 1 kemenangan). Apalagi, kekalahan melawan Napoli di Coppa Italia di pertandingan terakhir, membuat mereka tercatat 3 kali kalah berurutan.

Roberto De Zerbi sendiri juga tidak mampu menurunkan beberapa pemain dalam pertandingan ini termasuk Marlon da Silva dan Federico Di Francesco. Namun udara segar berhembus dengan kembalinya Kevin Prince Boateng dari cedera.

Sementara di kamp tuan rumah, Luciano Spalletti tidak bisa menjatuhkan Keita Balde yang baru saja dioperasi. Tetapi mereka akan bermain tanpa dukungan penggemar karena hukuman yang diberikan oleh federasi sepakbola Italia.

Pertandingan Inter Milan vs Sassuolo diprediksi seimbang dan terbuka. Tanpa kehadiran pendukung meski bermain di kandang, itu akan menguntungkan Sassuolo yang akan tampil tanpa tekanan.

Jika Anda hanya melihat catatan pertemuan kedua tim, Sassuolo memang lebih unggul. Namun, kinerja buruk yang ditampilkan oleh Neroverdi kemungkinan akan berlanjut.

Jika Anda mampu mengoptimalkan potensi skuad, tidak mengherankan jika Luciano Spalletti dan anak buahnya mampu meraih 3 poin. Namun sekali lagi, Sassuolo bukanlah lawan yang pantas untuk diremehkan, mengingat pertemuan pertama musim Inter dikalahkan 0-1. Skor imbang atau kemenangan tipis diprediksi menjadi hasil akhir pertarungan ini.

Inter Milan akan bermain agresif di pertandingan ini dan kemenangan di 16 besar Coppa Italia melawan Benevento dapat digunakan sebagai referensi dan evaluasi untuk menghadapi pertandingan ke-20 Serie A 2018/2019 melawan Sassuolo. Dalam pertemuan pertama di rumah untuk Sassuolo, Inter Milan mampu mendominasi lini tengah dan penguasaan bola tetapi tampaknya sulit untuk membuat gol dan hasilnya harus hilang untuk tuan rumah. Hasil pertandingan Inter Milan melawan Sassuolo skor 2-0, untuk kemenangan Inter.